Berita Ekonomi

Data Penerima Bansos Perlu diperbaiki!

Data Penerima Bansos harus diawasi dan perlu diperbaiki. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah RI, khusus untuk Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan juga Biro Pusat Statistik (BPS) melakukan sejumlah evaluasi dengan langkah perbaikan data penerima bantuan sosial (bansos).

Baca Juga: Cara Daftar Bansos

“Dengan adanya perbaikan diharapkan kualitas data penerima bansos semakin baik dan bansos dapat disalurkan tepat sasaran,” ujar Bambang saat di Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Hal tersebut dikaitkan dengan kajian dari KPK yang yang menjadi persoalan utama dalam penyelenggaraan bansos, yakni terkait data sasaran penerima bantuan yang meliputi kualitas data penerima bantuan, transparansi data, dan pemutakhiran data penerima bansos tersebut.

Data Penerima Bansos Harus Transparan ujar Bambang Ketua MPR RI

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah pusat untuk terus berkordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait lainnya agar tidak adanya kekeliruan manajemen bantuan sosial.

Menurut Bambang, hal tersebut transparansi dan tepat sasaaran untuk penerima bantuan bansos sehingga dapat dipertanggungjawabkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Data Penerima Bansos: Harus Tepat Sasaran

Pemerintah pusat harus memverifikasi data penerima bantuan sosial dan mengemukakan yang baik terkait pembagian bansos kepada para penerima agar tepat sasaran .

“Selain itu memperketat pengawasan dalam penyaluran bansos guna meminimalkan potensi terjadinya pungli, kutipan atau pemotongan saat penyaluran. Dalam laporan yang disampaikan ICW masih kerap ditemukan persoalan data penerima yang berhak justru tidak mendapat bantuan bansos tahun 2020,” ujarnya.

Ketua MPR RI terus meminta kepada pemerintah pusat agar komitmen dan aparat untuk terus melakukan upaya antisipasi agar tidak terjadi penyelewengan anggaran bansos, serta melakukan evaluasi dana bansos pada setiap penyaluran nantinya.