Berita Unik

SehatQ: Jenis-Jenis dan Fungsi Jas Hujan yang Harus Diketahui

Jas hujan atau mantel merupakan perlengkapan penting bagi pengendara motor. Di musim hujan perlengkapan ini harus selalu dibawa. Sebab ketika hujan datang, jangan biarkan badan Anda basah kuyup. Selain akan merepotkan, air hujan juga bisa menyebabkan sakit.

Maka dari itu penting untuk menyediakan mantel di bagasi motor Anda. Namun jika Anda belum memiliki mantel, sebaiknya pahami terlebih dahulu jenis-jenis mantel agar tidak salah beli. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Jenis-Jenis dan Fungsi Jas Hujan yang Harus Diketahui

Jenis-Jenis dan Fungsi Jas Hujan yang Harus Diketahui

Jenis-Jenis Jas Hujan

Jas ponco

Banyak review menyatakan, jas hujan ini sangatlah simpel. Ponco merupakan mantel dengan bentuk melebar dan hanya memiliki satu lubang kepala. Pada bagian kiri dan kanan ada kancing untuk menutupi badan agar tidak terkena air hujan dari samping. Mantel ini bisa digunakan berdua karena ukurannya yang lebar.

Akan tetapi, kekurangan jas hujan ini yaitu ukurannya yang terlalu melebar hingga sering menyentuh ke roda belakang. Hal tersebut cukup berbahaya dan membuat pengguna ponco tidak nyaman. Sebagai solusi, saat Anda mengenakan ponco sebaiknya ujung belakang diduduki agar tidak mengenai roda atau terbang terkena angin.

Jas ponco tandem

Selain jenis jas ponco, ada juga jas ponco tandem. Secara bentuk sama dengan ponco biasa. Namun ponco tandem memiliki lubang kepala dua. Sehingga mempermudah untuk digunakan bersama penumpang.

Perbedaan lainnya yaitu, jas ponco tandem ini tidak terlalu menjuntai kebawah. Sehingga saat walaupun tidak diduduki tetap nyaman saat digunakan. Dari segi keamanan, jas ponco tandem lebih aman karena tidak terlalu lebar.

Overcoat

Jenis jas hujan selanjutnya yaitu overcoat. Biasanya mantel ini digunakan di pabrik saat hujan turun. Bahan mantel ini sangat bagus karena dibuat dengan material berkualitas premium. Biasanya digunakan pekerja tambang atau pabrik besar. Ada juga produsen mantel yang menjual jenis ini, namun harganya cukup mahal.

Mantel training

Jenis mantel ini juga sering disebut sebagai mantel singel. Karena hanya terdiri dari satu baju dan satu celana. Mantel model ini sangat nyaman digunakan. Ruang gerak pengguna motor juga tidak terbatas. Selain itu, mantel training ini menutupi tubuh seperti baju dan celana. Sehingga tidak akan basah karena air hujan.

Namun kekurangan mantel ini umumnya mudah robek. Hal tersebut dikarenakan modelnya pas dengan badan. Apabila secara tidak sengaja tertarik, maka membuatnya menjadi cepat robek. Belum lagi reseleting yang dipasang pada bagian depan seringkali mengalami kerusakan. Sebagai tips ketika Anda ingin membeli mantel model ini, pastikan membeli yang bahannya berkualitas.

Jas hujan gamis

Model mantel ini biasanya digunakan para wanita muslim. Seperti namanya, mantel ini memiliki bentuk seperti gamis atau busana muslimah. Bentuknya panjang dan lurus kebawah. Mantel ini sangat nyaman digunakan karena menutupi seluruh tubuh, sehingga tidak mudah terkena air. Namun kekurangannya, biasanya ukurannya cukup sempit sehingga ruang gerak menjadi terbatas. Terlebih ukuran mantel ini juga tidak banyak, jadi belum tentu semua orang bisa mengenakannya.

Mantel ekonomis

Jenis jas hujan yang terakhir disebut sebagai mantel ekonomis. Hal ini karena harganya yang sangat murah. Biasanya mantel ini dijual di minimarket dengan harga kurang lebih Rp5000. Bahannya terbuat dari plastik biasanya yang tipis dan mudah rusak.

Secara bentuk, mantel ini mirip dengan ponco. Namun kualitasnya tidak sebagus ponco. Biasanya mantel ini digunakan saat keadaan darurat.

Fungsi Jas Hujan

Selain jenis mantel, hal lain yang tak kalah penting untuk diketahui yaitu fungsi dari jas hujan. Berikut ini beberapa fungsi mantel yang harus diketahui para pengguna motor.

Menjaga tubuh agar selalu kering

Fungsi utama dari mantel adalah untuk melindungi tubuh agar tidak terkena air hujan. Mantel membuat tubuh tetap kering. Sehingga saat sampai ke tempat tujuan, pengendara motor tidak perlu mengganti pakaiannya yang sudah basah.

Menjaga agar tubuh tidak dingin

Saat hujan turun tentu saja bisa menyebabkan udara menjadi dingin. Apabila tidak mengenakan mantel, maka tubuh akan langsung terkena air hujan. Hal tersebut bisa menyebabkan rasa dingin dan mengakibatkan gangguan kesehatan seperti masuk angin.

Menjaga pakaian agar tidak basah

Jas hujan akan melindungi pakaian yang dikenakan tidak basah. Bukan hanya pakaian, namun perlengkapan lain seperti tas juga akan terlindungi. Hal ini sangat penting terlebih saat hujan datang disaat Anda hendak mengunjungi tempat tertentu seperti sekolah atau tempat kerja.

Leave a Comment