Menu Close

Mari Belajar Dora Bisnis

Karena tidak merupakan tidak mungkin dora dalam berbisnis bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan & kegagalan dalam wirausaha. Salah satu tujuan diterapkannya etika bisnis adalah untuk mengatur dan mengarahkan para pelaku bisnis untuk mweujudkan sebuah manajemen bisnis yang baik.

Dengan demikian, etika akan menuntun kita untuk terus-menerus memberikan penilaian mengenai perilaku diri sendiri dan atau orang lain, apakah termasuk bermoral atau tidak. Disadari ataupun tidak, nilai-nilai etikal yang dianut itu, baik secara langsung ataupun tidak, akan ikut pula membingkai terjalinnya beragam pola dan proses interaksional antar individu atau antar kelompok. Sedangkan perihal bisnis itu sendiri, bisa dimaknai sebagai sekumpulan aktivitas manusia dalam mengorganisasikan sumber daya untuk menghasilkan dan mendistribusikan barang dan/ atau jasa guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Pada prinsipnya, tujuan dari aktivitas bisnis ini tidak semata-mata mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dengan menghalalkan segala cara, tapi perilaku etis tidak boleh diabaikan oleh perusahaan. Perusahaan yang menerapkan dora bisnis tidak bertanda tidak mampu bersaing dengan kompetitor, akan tetapi untuk dinilai penduduk sebagai perusahaan yg berperilaku etis serta bermoral. Pada dasarnya kegiatan bisnis tidaklah hanya bertujun untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya dengan menghalalkan segala cara melainkan perlu adanya perilaku etis yang diterapkan akibat semua perusahaan.

etika bisnis adalah

Praktek sumpah palsu dalam perkerjaan bisnis saat di sini. sering dilakukan, hal ini karena dapat meyakinkan pembeli, dan pada gilirannya meningkatkan daya tumbas atau pemasaran. Tetapi, harus disadari, yakni meskipun keuntungan yg diperoleh berlimpah, walaupun hasilnya tidak berkah. Etika bisnis menyediakan dampak positif tuk pelaku bisnis juga perusahaan, masyarakat juga juga diuntungkan melalui itu, ” jelasnya saat dihubungi Kagama. Praktisnya, berbisnis melalui perusahaan yang menjunjung tinggi etika marketing akan membuat buyer dan pihak ketiga lainnya merasa damai dan aman buat “menitipkan” uang mereka. Salah satu upah yang akan diraih oleh perusahaan yg selalu memegang dora dalam berbisnis ialah lebih mudah memperoleh perhatian dari para calon investor. Cepat atau lambat, perusahaan yang beretika akan tampil dengan sendirinya karena nilai-nilai yang diyakini dan dipegangnya.

Dora bisnis adalah ketentuan bagaimana cara melaksanakan kegiatan bisnis dgn adil, serta serasi dengan hukum dalam diberlakukan oleh pelosok dan tidak tergantung pada kedudukan individu maupun perusahaannya di bermasyarakat. Jadi Marketing dalam islam memposisikan pengertian bisnis dalam pada hakikatnya yaitu usaha manusia bagi mencari keridhaan Kristus swt. Bisnis tak bertujuan jangka pendek, individual dan semata-mata keuntungan yang beralaskan kalkulasi matematika, meskipun bertujuan jangka pendek sekaligus jangka panjang, yaitu tanggung jawab pribadi dan sosial dihadap masyarakat, Pelosok dan Allah swt. Perusahaan yang melaksanakan etika bisnis di menjalankan usaha mendapat menarik pelanggan anyar untuk membeli ataupun mengonsumsi produk tersebut. Hal ini tentu akan menyebabkan penjualan dan keuntungan jadi bertambah banyak. Oleh adanya etika bisnis kita akan semakin giat dalam mengerjakan bisnisnya, meskipun tentu dalam perjalanannya pelaku bisnis juga diharuskan menerima segala resiko yang ada.

Ucapan “terimakasih” merupakan kata sederhana namun memiliki dampak yang besar bagi banyak orang. Dengan mengucapkan terimakasih, maka ini menunjukkan bahwa seseorang menghargai orang lain. Adil; menganjurkan perusahaan untuk berperilaku adil kepada pihak-pihak bisnis yang terkait dengan sistem bisnis. Etika bisnis juga menyentuh bidang yang sangat makro, seperti operasi perusahaan multinasional, jaringan konglomerat internasional, dan lain- lain. Kebebasan tanpa batas adalah suatu hal yang mustahil dilakukan oleh manusia hal ini karena tidak menuntut hadirnya pertanggungjawaban dan akuntabilitas. untuk memenuhi tuntunan keadilan dan kesatuan, manusia perlu mempertanggungjawabkan tindakannya.